Prodi PAI Pascasarjana Instika memiliki konsentrasi Kajian pendidikan Kepesantrenan. Hal ini dilatarbelakangi fakta sejarah bahwa pendidikan Pesantren adalah model pendidikan Islam tertua di Indonesia yang khas dan telah melahirkan ulama, pendiri bangsa dan pemimpin bangsa Indonesia dengan multi intelegensi dan karakter yang tangguh.
Pesantren membentuk, melestarikan dan mengembangkan budaya Nusantara sebagai dasar budaya Indonesia yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Maka dari itu, kajian kepesantrenan harus kembali digalakkan sehingga adanya pendidikan Pesantren yang menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan sejak awal perkembangan Islam di Nusantara dan telah mengembangkan berbagai ilmu; tidak hanya ilmu agama, tapi juga ilmu umum dengan pengembangan 14 belas cabang ilmu pengetahuan, dari agama, politik hingga kedokteran.
Saat ini pendidikan Indonesia cenderung berkiblat ke Barat yang memiliki kultur berbeda dan mengabaikan kekayaan budaya Indonesia sementara masyarakat Barat telah melakukan kajian atas pesantren karena berbagai kelebihan dan keunikannya, bahkan kekayaan ilmu pesantren dalam bentuk manuskrip tersimpan di berbagai perpustakaan terkemuka di Barat seperti Leiden, Cambridge, Paris dan lain-lain.
Karena itu, Perkuliahan di Prodi PAI Pascasarjana Instika dirancang untuk mengungkap kekayaan khazanah pendidikan dan keilmuan pesantren, menjadikan pesantren sebagai subjek (fail), melakukan aktualisasi dan pengembangan sesuai dengan perkembangan keilmuan dan kebudayaan.
Leave a Reply