Pendidikan Agama Islam

Pendidikan Agama Islam - Institut Ilmu KeIslaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep yang beralamat di , .

ini memulai kegiatan pendidikan belajar mengajarnya pada tahun 2013-04-01T00:00:00Z.

Akreditasi Pendidikan Agama Islam - Institut Ilmu KeIslaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep

Pendidikan Agama Islam - Institut Ilmu KeIslaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep memiliki akreditasi grade Baik Sekali.

Profil Pendidikan Agama Islam - Institut Ilmu KeIslaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep

Berikut adalah profil dari program studi Pendidikan Agama Islam - Institut Ilmu KeIslaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep yang berlokasi di Kecamatan , .

UniversitasInstitut Ilmu KeIslaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep
Kode Program Studi86108
AkreditasiBaik Sekali
JenjangS2
Visi

“Menjadi Pusat Kajian Kepesantrenan terkemuka berdasarkan Ahlussunnah Wal Jamaah�

Misi

1)      Mengembangkan kajian kepesantrenan dalam berbagai dimensinya

2)      Mendialogkan nilai-nilai kepesantrenan dengan ilmu-ilmu modern

3)      Mengembangkan ilmu kepesantrenan dan ilmu pendidikan berdasar nilai-nilai dan perspektif kepesantrenan yang dapat memberikan kontribusi bagi persoalan kontemporer

4)      Mengembangkan kepemimpinan berbasis nilai-nilai kepesantrenan dalam upaya transformasi masyarakat

Telepon0328821098
Fax0328821098
Provinsi
Kota/Kabupaten
Kecamatan
Kelurahan
AlaamtBukit Lancaran PP. Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep Madura
Kodepos69463
Email[email protected], [email protected]
Website http://pascasarjana.instika.ac.id

Jangan diklik »

Deskripsi

Prodi PAI Pascasarjana Instika memiliki konsentrasi Kajian pendidikan Kepesantrenan. Hal ini dilatarbelakangi fakta sejarah bahwa pendidikan Pesantren adalah model pendidikan Islam tertua di Indonesia yang khas dan telah melahirkan ulama, pendiri bangsa dan pemimpin bangsa Indonesia dengan multi intelegensi dan karakter yang tangguh.

Pesantren membentuk, melestarikan dan mengembangkan budaya Nusantara sebagai dasar budaya Indonesia yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Maka dari itu, kajian kepesantrenan harus kembali digalakkan sehingga adanya pendidikan Pesantren yang menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan sejak awal perkembangan Islam di Nusantara dan telah mengembangkan berbagai ilmu; tidak hanya ilmu agama, tapi juga ilmu umum dengan pengembangan 14 belas cabang ilmu pengetahuan, dari agama, politik hingga kedokteran.

Saat ini pendidikan Indonesia cenderung berkiblat ke Barat yang memiliki kultur berbeda dan mengabaikan kekayaan budaya Indonesia sementara masyarakat Barat telah melakukan kajian atas pesantren karena berbagai kelebihan dan keunikannya, bahkan kekayaan ilmu pesantren dalam bentuk manuskrip tersimpan di berbagai perpustakaan terkemuka di Barat seperti Leiden, Cambridge, Paris dan lain-lain.

Karena itu, Perkuliahan di Prodi PAI Pascasarjana Instika dirancang untuk mengungkap kekayaan khazanah pendidikan dan keilmuan pesantren, menjadikan pesantren sebagai subjek (fail), melakukan aktualisasi dan pengembangan sesuai dengan perkembangan keilmuan dan kebudayaan.

Legalitas Prodi Pendidikan Agama Islam

SK Pendirian
: No. 747 Tahun 2013
Tanggal SK Pendirian
: 2013-04-01T00:00:00Z

Data Mahasiswa di Pendidikan Agama Islam - Institut Ilmu KeIslaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep

Daftar jumlah mahasiswa di Pendidikan Agama Islam - Institut Ilmu KeIslaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep.

SemesterJumlah Mahasiswa
20231120
20222108
20221108
20212100
20211102
20202100
20201109
20192122
20191122
2018299
20181100
2017262
2017162
2016258
2016158
2015264
2015168
2014260
2014160
2013230
2013130

Perhatian: Kami tidak dapat menjamin dan tidak bertanggung jawab terhadap keakuratan dan keaktualan data yang ada pada halaman ini. Selalu kroscek kembali dengan pihak Pendidikan Agama Islam.

Prodi PAI Pascasarjana Instika memiliki konsentrasi Kajian pendidikan Kepesantrenan. Hal ini dilatarbelakangi fakta sejarah bahwa pendidikan Pesantren adalah model pendidikan Islam tertua di Indonesia yang khas dan telah melahirkan ulama, pendiri bangsa dan pemimpin bangsa Indonesia dengan multi intelegensi dan karakter yang tangguh.

Pesantren membentuk, melestarikan dan mengembangkan budaya Nusantara sebagai dasar budaya Indonesia yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Maka dari itu, kajian kepesantrenan harus kembali digalakkan sehingga adanya pendidikan Pesantren yang menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan sejak awal perkembangan Islam di Nusantara dan telah mengembangkan berbagai ilmu; tidak hanya ilmu agama, tapi juga ilmu umum dengan pengembangan 14 belas cabang ilmu pengetahuan, dari agama, politik hingga kedokteran.

Saat ini pendidikan Indonesia cenderung berkiblat ke Barat yang memiliki kultur berbeda dan mengabaikan kekayaan budaya Indonesia sementara masyarakat Barat telah melakukan kajian atas pesantren karena berbagai kelebihan dan keunikannya, bahkan kekayaan ilmu pesantren dalam bentuk manuskrip tersimpan di berbagai perpustakaan terkemuka di Barat seperti Leiden, Cambridge, Paris dan lain-lain.

Karena itu, Perkuliahan di Prodi PAI Pascasarjana Instika dirancang untuk mengungkap kekayaan khazanah pendidikan dan keilmuan pesantren, menjadikan pesantren sebagai subjek (fail), melakukan aktualisasi dan pengembangan sesuai dengan perkembangan keilmuan dan kebudayaan.

Leave a Reply

Write a Reply or Comment