Teknik Informatika dan Komputer

Teknik Informatika dan Komputer - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya yang yang lokasinya berada di , .

ini didirikan pertama kali pada tahun 2013-04-12T00:00:00Z.

Akreditasi Teknik Informatika dan Komputer - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Teknik Informatika dan Komputer - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya memiliki akreditasi grade Baik Sekali.

Profil Teknik Informatika dan Komputer - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Berikut adalah profil dari program studi Teknik Informatika dan Komputer - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya yang berlokasi di Kecamatan , .

UniversitasPoliteknik Elektronika Negeri Surabaya
Kode Program Studi55101
AkreditasiBaik Sekali
JenjangS2
VisiMenjadi pusat unggulan pendidikan terapan jenjang magister pada bidang teknologi rekayasa Informatika dan Komputer dalam skala nasional dan internasional.
Misi
  • Menyelenggarakan sistem pendidikan teknologi rekayasa berbasis terapan yang berbasis akuntabilitas kinerja untuk menghasilkan lulusan yang berbudi pekerti luhur, unggul dalam pengetahuan dan keahlian di bidang teknologi informatika dan komputasi.
  • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan keahlian di bidang teknologi informatika dan komputasi, serta berkontribusi yang relevan dan berkualitas tinggi bagi kebutuhan pembangunan nasional, regional, dan internasional.
  • Menciptakan kehidupan kampus dalam suasana dan iklim akademik yang kondusif dan dapat menumbuhkan sikap apresiatif, partisipatif dan kontributif dari sivitas akademika, serta menjunjung tinggi tata nilai dan moral akademik dalam usaha membentuk masyarakat kampus yang dinamis dan harmonis.
  • Mengembangkan sistem jejaring di bidang teknologi informatika dan komputasi dengan perguruan tinggi lain khususnya institusi politeknik, masyarakat, industri, lembaga pemerintah dan lembaga lain baik tingkat nasional maupun internasional dengan azas saling menguntungkan.

Telepon031 594 7280
Fax031 594 6114
Provinsi
Kota/Kabupaten
Kecamatan
Kelurahan
AlaamtJl. Raya ITS - Kampus PENS, Sukolilo, Surabaya
Kodepos60111
Email[email protected]
Website www.pens.ac.id

Jangan diklik »

DeskripsiMengingat bahwa di Indonesia sumber daya manusia yang berpendidikan tinggi masih kurang jumlahnya, beberapa institusi mendirikan pusat pengembangan untuk mengatasi isu dan masalah pendidikan, termasuk PENS (EEPIS). Berangkat dari reputasi yang baik sebagai center of excellence di bidang yang berbasis Elektro, PENS senantiasa meningkatkan keahliannya untuk tetap berkontribusi dalam sistem pendidikan di Indonesia.

Sebagai bentuk realisasinya, PENS menyusun suatu rencana pembukaan program pascasarjana terapan dalam suatu program yang dinamakan "Development of EEPIS Graduate Engineering Education (DEGREE)" sebagai pusat studi lanjut pada bidang Teknologi Rekayasa (Engineering Technology) untuk pendidikan tinggi berbasis keahlian di Indonesia. PENS akan memusatkan pelaksanaan Program Pascasarjana ini untuk program master dalam bidang Teknologi Rekayasa. PENS akan bekerja sama dengan institusi lain yang terkait (baik lokal maupun luar negeri) untuk mengembangkan kurikulum DEGREE. DEGREE didesain sebagai Program Pascasarjana Terapan pada bidang Teknologi Rekayasa bagi Perguruan Tinggi berbasis keahlian di Indonesia, khususnya di bidang Informatika dan Komputer, Elektro and Mesin Terapan, dan Teknologi Multimedia.

Pada pendidikan tinggi berbasis keahlian, sampai dengan tahun 2009, di Indonesia terdapat 27 politeknik negeri, 104 politeknik swasta, dan 14 politeknik pemerintah daerah di Indonesia (Sumber: Daftar Tabel Data Pendidikan Tinggi, tahun 2008-2009, Kementerian Pendidikan Nasional). Terdapat sekitar 2400 tenaga pengajar di politeknik-politeknik tersebut yang sangat potensial untuk diberdayakan pada studi lanjut dalam program master berbasis keahlian. Hal ini sesuai dan sangat menunjang program peningkatan sumber daya manusia di masing-masing institusi dan memenuhi regulasi pendidikan nasional untuk pendidikan tinggi yang menyatakan bahwa tenaga pengajar di perguruan tinggi harus memiliki kualifikasi master pada tahun 2014. Mengingat potensi sumber daya manusia di pendidikan politeknik, maka tenaga pengajarnya harus dapat memperkuat sistem pendidikan berorientasi keahlian di politekniknya.

Selain itu, untuk meningkatkan kompetensi guru, Direktorat Profesi Pendidik mulai tahun 2009 telah berupaya untuk membantu guru, khususnya Guru SMK, untuk meningkatkan kualifikasi akademiknya yaitu dengan cara memberikan bantuan studi Pascasarjana S2. Menurut data Pendidikan SMK Tahun 2008/2009, terdapat 180.158 guru SMK yang sudah berpendidikan S1/Sederajat. Tentunya ini merupakan suatu potensi besar untuk meningkatkan kompetensi mereka dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yang berbasis keahlian.

DEGREE mendesain Program Pascasarjana S2 Terapan di bidang Teknologi Rekayasa (Engineering Technology) bagi Pendidikan Keahlian di Indonesia untuk mempelajari, mendalami dan meningkatkan keahlian di bidang teknologi yang dibutuhkan untuk pengembangan negara dan untuk peningkatan daya saing nasional. Program Pascasarjana S2 Terapan di PENS juga sesuai untuk para pelaku Industri dan techno-prenuer untuk peningkatan keahlian mereka pada bidang Teknologi Rekayasa.

Legalitas Prodi Teknik Informatika dan Komputer

SK Pendirian
: 88/E/O/2013
Tanggal SK Pendirian
: 2013-04-12T00:00:00Z

Data Mahasiswa di Teknik Informatika dan Komputer - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Daftar jumlah mahasiswa di Teknik Informatika dan Komputer - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

SemesterJumlah Mahasiswa
2023226
2023131
2022233
2022133
2021239
2021146
2020252
2020155
2019243
2019148
2018236
2018140
2017229
2017129
2016225
2016125
2015221
2015121
2014216
2014114
201329
2013110
201223
201213

Perhatian: Kami tidak dapat menjamin dan tidak bertanggung jawab terhadap keakuratan dan keaktualan data yang ada pada halaman ini. Selalu kroscek kembali dengan pihak Teknik Informatika dan Komputer.

Mengingat bahwa di Indonesia sumber daya manusia yang berpendidikan
tinggi masih kurang jumlahnya, beberapa institusi mendirikan pusat
pengembangan untuk mengatasi isu dan masalah pendidikan, termasuk PENS
(EEPIS). Berangkat dari reputasi yang baik sebagai center of excellence
di bidang yang berbasis Elektro, PENS senantiasa meningkatkan
keahliannya untuk tetap berkontribusi dalam sistem pendidikan di
Indonesia.

Sebagai bentuk realisasinya, PENS menyusun suatu rencana pembukaan
program pascasarjana terapan dalam suatu program yang dinamakan
“Development of EEPIS Graduate Engineering Education (DEGREE)” sebagai
pusat studi lanjut pada bidang Teknologi Rekayasa (Engineering
Technology) untuk pendidikan tinggi berbasis keahlian di Indonesia. PENS
akan memusatkan pelaksanaan Program Pascasarjana ini untuk program
master dalam bidang Teknologi Rekayasa. PENS akan bekerja sama dengan
institusi lain yang terkait (baik lokal maupun luar negeri) untuk
mengembangkan kurikulum DEGREE. DEGREE didesain sebagai Program
Pascasarjana Terapan pada bidang Teknologi Rekayasa bagi Perguruan
Tinggi berbasis keahlian di Indonesia, khususnya di bidang Informatika
dan Komputer, Elektro and Mesin Terapan, dan Teknologi Multimedia.

Pada pendidikan tinggi berbasis keahlian, sampai dengan tahun 2009, di
Indonesia terdapat 27 politeknik negeri, 104 politeknik swasta, dan 14
politeknik pemerintah daerah di Indonesia (Sumber: Daftar Tabel Data
Pendidikan Tinggi, tahun 2008-2009, Kementerian Pendidikan Nasional).
Terdapat sekitar 2400 tenaga pengajar di politeknik-politeknik tersebut
yang sangat potensial untuk diberdayakan pada studi lanjut dalam program
master berbasis keahlian. Hal ini sesuai dan sangat menunjang program
peningkatan sumber daya manusia di masing-masing institusi dan memenuhi
regulasi pendidikan nasional untuk pendidikan tinggi yang menyatakan
bahwa tenaga pengajar di perguruan tinggi harus memiliki kualifikasi
master pada tahun 2014. Mengingat potensi sumber daya manusia di
pendidikan politeknik, maka tenaga pengajarnya harus dapat memperkuat
sistem pendidikan berorientasi keahlian di politekniknya.

Selain itu, untuk meningkatkan kompetensi guru, Direktorat Profesi
Pendidik mulai tahun 2009 telah berupaya untuk membantu guru, khususnya
Guru SMK, untuk meningkatkan kualifikasi akademiknya yaitu dengan cara
memberikan bantuan studi Pascasarjana S2. Menurut data Pendidikan SMK
Tahun 2008/2009, terdapat 180.158 guru SMK yang sudah berpendidikan
S1/Sederajat. Tentunya ini merupakan suatu potensi besar untuk
meningkatkan kompetensi mereka dengan memberikan kesempatan kepada
mereka untuk menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yang
berbasis keahlian.

DEGREE mendesain Program Pascasarjana S2 Terapan di bidang Teknologi
Rekayasa (Engineering Technology) bagi Pendidikan Keahlian di Indonesia
untuk mempelajari, mendalami dan meningkatkan keahlian di bidang
teknologi yang dibutuhkan untuk pengembangan negara dan untuk
peningkatan daya saing nasional. Program Pascasarjana S2 Terapan di PENS
juga sesuai untuk para pelaku Industri dan techno-prenuer untuk peningkatan keahlian mereka pada bidang Teknologi Rekayasa.

Leave a Reply

Write a Reply or Comment