Tata Air Pertanian

Tata Air Pertanian - Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia yang beralamat di , .

ini pertama kali berdiri pada tahun 2019-08-02T00:00:00Z.

Akreditasi Tata Air Pertanian - Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia

Tata Air Pertanian - Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia mendapat status akreditasi grade Baik.

Profil Tata Air Pertanian - Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia

Berikut adalah profil dari program studi Tata Air Pertanian - Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia yang berlokasi di Kecamatan , .

UniversitasPoliteknik Enjiniring Pertanian Indonesia
Kode Program Studi41401
AkreditasiBaik
JenjangD3
Visi

Visi Program Studi Tata Air Pertanian adalah


“Menjadi program studi unggul bertaraf internasional dalam menghasilkan teknisi, analis, dan wirausahawan di bidang pengelolaan tata air pertanian berbasis teknologi presisi, berkarakter, profesional, dan inovatif”.

Misi

Dalama rangka mewujudkan visi Prodi Tata Air Pertanian, maka disusun misi yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu. Adapun ruusan misi tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan Tridarma Perguruan melalui peningkatan kualitas pendidik, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dibidang tata kelola air untuk usaha pertanian.
  2. Menyelenggarakan tata kelola kelembagaan prodi tata air berupa pembelajaran, pengembangan kurikulum dibidang irigasi drainase, pertanian presisi, suvei pemetaan, smart farming yang sesuai dengan kebutuhan bertaraf internasional.
  3. Menyelenggarakan pendidikan vokasi yang unggul dalam pengelolaan air untuk pertanian melaui pengembangan kurikulum, penyelenggaraan penelitian dan pengabdian masyarakat.
  4. Menjalin kemitraan dan jejaring kerjasama dengan Dunia Usaha, Dunia Industri dan Lembaga terkait baik pada skala nasional maupun internasional dalam rangka menyiapkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dan serapan tenaga kerja di bidang pengelolaan air untuk pertanian.
  5. Menyelenggarakan sistem manajemen program studi di bidang tata air pertanian yang bertaraf internasional.
  6. Membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, bekerja keras, terus menerus belajar dan berkarya yang kompeten dibidang tata air pertanian.


Telepon(021) 50972050
Fax(021) 50972050
Provinsi
Kota/Kabupaten
Kecamatan
Kelurahan
AlaamtJl. Sinarmas Boulevard Situ Gadung, Kec. Pagedangan, Tangerang, Banten 15338
Kodepos
Email[email protected]
Website pepi.ac.id

Jangan diklik »

Deskripsi

Program studi yang menghasilkan teknisi yang mampu dalam mengoperasikan, memelihara, memperbaiki, menguji kinerja dan memodifikasi alat mesin maupun fasilitas pendukung tata air pertanian serta mampu mengelola usaha di bidang tata air pertanian.


Program studi tata air pertanian merupakan pendidikan vokasi yang berorientasi pada pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan sumber daya air, pengembangan sistem irigasi, serta pemeliharan kuaitas air untuk keperluan pertanian. Untuk mencapai hal tersebut peserta didik dibekali dengan pengetahuan teknis dan praktis yang luas terkait aspek teknis dengan air dalam konteks pertanian. Pengembangan Pendidikan di prodi tata air pertanian berorientasi pada pengembangan kemampuan lulusan untuk siap bekerja dan mampu menciptakan lapangan kerja di bidang pengelolaan sumber daya lahan dan air dan memiliki kemampuan lulusan untuk siap bekerja dan menciptakan lapangan kerja. SDM pertanian profesional, mandiri, dan berdaya saing dibutuhkan dalam pembangunan pertanian kedepannya. Lulusan program studi tata air pertanian harus memiliki kemampuan teknis di bidang desain, konstruksi, dan operasi sistem irigasi dan identifikasi potensi sumber daya lahan, yaitu mampu melakukan perencanaan, pengukuran, pengawasan, dan evaluasi sistem irigasi sesuai standar prosedur yang digunakan dalam proses pengairan lahan (irigasi dan drainase), peningkatan efisiensi air, pengendalian banjir, hingga proses konservasi air. Selain itu lulusan harus memiliki kemampuan melakukan pekerjaan teknis di bidang pengoperasian, perawatan, dan perbaikan fasilitas produksi pertanian seperti teknologi pendukung proses pengolahan air secara mekanis, fasilitas perbaikan pompa air (mesin produksi), fasilitas perbengkelan, serta fasilitas lainnya yang mendukung proses budidaya.

 

Untuk menunjang peningkatan pemanfaatan sumber daya air pertanian secara berkelanjutan, diperlukan kualitas sistem irigasi yang baik yang mampu mendukung setiap proses budidaya dan mampu bekerja dengan efisiensi dan efektivitas air yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Adapun hal-hal yang terkait dengan hal ini yang dapat dilakukan oleh lulusan program studi tata air pertanian adalah memilih jenis sistem irigasi yang sesuai dengan kondisi lahan, tanaman, dan sumber air yang tersedia. Ada beberapa jenis sistem irigasi, seperti irigasi tetes, irigasi curah, irigasi saluran terbuka, dan irigasi bawah permukaan. Setiap jenis sistem irigasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga perlu dipertimbangkan secara cermat oleh lulusan program studi tata air pertanian. Disamping ini lulusan program studi tata air pertanian dapat mengoperasikan pompa air yang memiliki SNI atau minimal memiliki Persyaratan Teknis Minimal (PTM) yang dikeluarkan oleh Menteri Pertanian. Pompa air yang berkualitas akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan air, serta mengurangi biaya operasi dan pemeliharaan.



Legalitas Prodi Tata Air Pertanian

SK Pendirian
: 663/KPT/I/2019
Tanggal SK Pendirian
: 2019-08-02T00:00:00Z

Data Mahasiswa di Tata Air Pertanian - Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia

Daftar jumlah mahasiswa di Tata Air Pertanian - Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia.

SemesterJumlah Mahasiswa
20232106
20231106
2022287
2022188
2021270
2021172
2020248
2020148
2019224
2019124

Perhatian: Kami tidak dapat menjamin dan tidak bertanggung jawab terhadap keakuratan dan keaktualan data yang ada pada halaman ini. Selalu kroscek kembali dengan pihak Tata Air Pertanian.

Program studi yang menghasilkan teknisi yang mampu dalam mengoperasikan, memelihara, memperbaiki, menguji kinerja dan memodifikasi alat mesin maupun fasilitas pendukung tata air pertanian serta mampu mengelola usaha di bidang tata air pertanian.

Program studi tata air pertanian merupakan pendidikan vokasi yang berorientasi pada pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan sumber daya air, pengembangan sistem irigasi, serta pemeliharan kuaitas air untuk keperluan pertanian. Untuk mencapai hal tersebut peserta didik dibekali dengan pengetahuan teknis dan praktis yang luas terkait aspek teknis dengan air dalam konteks pertanian. Pengembangan Pendidikan di prodi tata air pertanian berorientasi pada pengembangan kemampuan lulusan untuk siap bekerja dan mampu menciptakan lapangan kerja di bidang pengelolaan sumber daya lahan dan air dan memiliki kemampuan lulusan untuk siap bekerja dan menciptakan lapangan kerja. SDM pertanian profesional, mandiri, dan berdaya saing dibutuhkan dalam pembangunan pertanian kedepannya. Lulusan program studi tata air pertanian harus memiliki kemampuan teknis di bidang desain, konstruksi, dan operasi sistem irigasi dan identifikasi potensi sumber daya lahan, yaitu mampu melakukan perencanaan, pengukuran, pengawasan, dan evaluasi sistem irigasi sesuai standar prosedur yang digunakan dalam proses pengairan lahan (irigasi dan drainase), peningkatan efisiensi air, pengendalian banjir, hingga proses konservasi air. Selain itu lulusan harus memiliki kemampuan melakukan pekerjaan teknis di bidang pengoperasian, perawatan, dan perbaikan fasilitas produksi pertanian seperti teknologi pendukung proses pengolahan air secara mekanis, fasilitas perbaikan pompa air (mesin produksi), fasilitas perbengkelan, serta fasilitas lainnya yang mendukung proses budidaya.

 

Untuk menunjang peningkatan pemanfaatan sumber daya air pertanian secara berkelanjutan, diperlukan kualitas sistem irigasi yang baik yang mampu mendukung setiap proses budidaya dan mampu bekerja dengan efisiensi dan efektivitas air yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Adapun hal-hal yang terkait dengan hal ini yang dapat dilakukan oleh lulusan program studi tata air pertanian adalah memilih jenis sistem irigasi yang sesuai dengan kondisi lahan, tanaman, dan sumber air yang tersedia. Ada beberapa jenis sistem irigasi, seperti irigasi tetes, irigasi curah, irigasi saluran terbuka, dan irigasi bawah permukaan. Setiap jenis sistem irigasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga perlu dipertimbangkan secara cermat oleh lulusan program studi tata air pertanian. Disamping ini lulusan program studi tata air pertanian dapat mengoperasikan pompa air yang memiliki SNI atau minimal memiliki Persyaratan Teknis Minimal (PTM) yang dikeluarkan oleh Menteri Pertanian. Pompa air yang berkualitas akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan air, serta mengurangi biaya operasi dan pemeliharaan.

Leave a Reply

Write a Reply or Comment