Teknologi Pengecoran Logam

Teknologi Pengecoran Logam - Politeknik Manufaktur Bandung yang berlokasi di , .

ini didirikan pertama kali pada tahun 1991-06-06T00:00:00Z.

Akreditasi Teknologi Pengecoran Logam - Politeknik Manufaktur Bandung

Teknologi Pengecoran Logam - Politeknik Manufaktur Bandung memiliki akreditasi grade B.

Profil Teknologi Pengecoran Logam - Politeknik Manufaktur Bandung

Berikut adalah profil dari program studi Teknologi Pengecoran Logam - Politeknik Manufaktur Bandung yang berlokasi di Kecamatan , .

UniversitasPoliteknik Manufaktur Bandung
Kode Program Studi21410
AkreditasiB
JenjangD3
VisiSebagai pusat pendidikan dan penerapan teknologi pengecoran logam
MisiMelaksanakan pendidikan pola dan pengecoran logam yang mengacu kepada kompetensi industri dengan metoda-metoda yang relevan dan ditetapkan oleh pimpinan Polman Melaksanakan pengabdian masyarakat yang meliputi pelatihan, pelayanan produksi dan jasa konsultasi dalam lingkup pengecoran logam dengan tetap berlandaskan kurikulum dan silabus pendidikan.Melaksanakan pengembangan teknik produksi untuk meningkatkan teknologi pengecoran logam yang menunjang peningkatan mutu pendidikan, kemampuan produksi, produktivitas dan mutu sumber daya manusia.
Telepon022-2500241
Fax022-2502649
Provinsi
Kota/Kabupaten
Kecamatan
Kelurahan
AlaamtJalan Kanayakan 21 Dago
Kodepos40135
Email[email protected]
Website www.polman-bandung.ac.id

Jangan diklik »

DeskripsiSeringkali sebagian atau seluruh bagian dari suatu perangkat harus dibuat melalui proses pengecoran untuk alasan keutuhan bentuk dan kekuatan konstruksi tertentu. Misalnya untuk mesin-mesin perkakas dan kendaraan bermotor bagian yang dicor berkisar antara 50%-90% dari berat keseluruhan. Dengan demikian Indonesia akan sangat membutuhkan banyak ahli dalam bidang ini untuk menuju swasembada dan mendukung industri permesinannya.Pengecoran logam tidak sesederhana mencairkan logam lalu menuangkannya ke dalam cetakan. Untuk menjadi seorang ahli teknik pengecoran logam pengetahuan dan ketrampilan yang harus dipelajari adalah sifat dan struktur material (metalurgi), teknik pembuatan inti dan cetakan (core & mould), teknik pengecoran, dsb. Seorang ahli teknik pengecoran logam harus bisa bekerja dengan mesin dan peralatan pengecoran tradisional maupun modern serta mampu menghasilkan produk cor (besi, baja, non-ferro) dengan tingkat kesulitan tertentu yang memenuhi standar internasional. Karir mereka dapat berkembang mulai dari foreman, supervisor, perencana, sampai dengan manajer pengecoran pada industri pengecoran logam.

Legalitas Prodi Teknologi Pengecoran Logam

SK Pendirian
: 455/KPT/I/2018
Tanggal SK Pendirian
: 2018-05-22T00:00:00Z

Data Mahasiswa di Teknologi Pengecoran Logam - Politeknik Manufaktur Bandung

Daftar jumlah mahasiswa di Teknologi Pengecoran Logam - Politeknik Manufaktur Bandung.

SemesterJumlah Mahasiswa
20232122
20231126
20222136
20221137
20212145
20211148
20202146
20201146
20192139
20191139
20182129
20181136
20172125
20171126
20162128
20161128
20152122
20151123
2014278
20141110
2013267
2013199
2012291
2012193
2011290
2011190
2010258
2010188
2009287
2009187

Perhatian: Kami tidak dapat menjamin dan tidak bertanggung jawab terhadap keakuratan dan keaktualan data yang ada pada halaman ini. Selalu kroscek kembali dengan pihak Teknologi Pengecoran Logam.

Seringkali sebagian atau seluruh bagian dari suatu perangkat harus dibuat melalui proses pengecoran untuk alasan keutuhan bentuk dan kekuatan konstruksi tertentu. Misalnya untuk mesin-mesin perkakas dan kendaraan bermotor bagian yang dicor berkisar antara 50%-90% dari berat keseluruhan. Dengan demikian Indonesia akan sangat membutuhkan banyak ahli dalam bidang ini untuk menuju swasembada dan mendukung industri permesinannya.Pengecoran logam tidak sesederhana mencairkan logam lalu menuangkannya ke dalam cetakan. Untuk menjadi seorang ahli teknik pengecoran logam pengetahuan dan ketrampilan yang harus dipelajari adalah sifat dan struktur material (metalurgi), teknik pembuatan inti dan cetakan (core & mould), teknik pengecoran, dsb. Seorang ahli teknik pengecoran logam harus bisa bekerja dengan mesin dan peralatan pengecoran tradisional maupun modern serta mampu menghasilkan produk cor (besi, baja, non-ferro) dengan tingkat kesulitan tertentu yang memenuhi standar internasional. Karir mereka dapat berkembang mulai dari foreman, supervisor, perencana, sampai dengan manajer pengecoran pada industri pengecoran logam.

Leave a Reply

Write a Reply or Comment