Sanitasi

Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Maluku yang yang lokasinya berada di , .

ini memulai kegiatan pendidikan belajar mengajarnya pada tahun 2012-10-10T00:00:00Z.

Akreditasi Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Maluku

Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Maluku terakreditasi grade Baik Sekali.

Profil Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Maluku

Berikut adalah profil dari program studi Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Maluku yang berlokasi di Kecamatan , .

UniversitasPoltekkes Kemenkes Maluku
Kode Program Studi13451
AkreditasiBaik Sekali
JenjangD3
VisiSebagai Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan Lingkungan yang handal, Unggul dan mandiri serta didayagunakan dalam upaya Sanitasi  di bidang Kesehatan Lingkungan berorientasi kelautan dan kepulauan.


MisiDemi tercapainya visi Prodi DIII Kesehatan Lingkungan, misi yang dilaksanakan sampai tahun 2019 sebagai berikut:
1.    
Menyelenggarakan Pendidikan Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan yang Bermutu Prima, akuntabel dan profesional berlandaskan iman dan taqwa.
2.     Menyelenggarakan Penelitian Pengembangan Kesehatan Lingkungan berorientasi  kesehatan kelutan dan kepulauan serta pengembangan IPTEK kesehatan  untuk meningkatkan daya saing pada pasar kerja.
3.     Menyelenggarakan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan lingkungan yang berorientasi kesehatan kelautan dan kepulauan
4.    
Mengembangkan kemitraan lintas sektor dan lintas program tingkat lokal, nasional dan internasional.
Mengembangkan Sarana Fasilitas pembelajaran Program Studi D III Kesehatan Lingkungan


Telepon0911-362945
Fax0911-362949
Provinsi
Kota/Kabupaten
Kecamatan
Kelurahan
AlaamtJl. Laksdya Leo Wattimena, Negeri Lama - Ambon
Kodepos
Email[email protected]
Website www.poltekkes_maluku.co.id

Jangan diklik »

DeskripsiProgram studi kesehatan lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Maluku merupakan program studi yang sudah berlangsung relatif cukup lama sejak tahun 1995 dengan nama Pendidikan Ahli Madya Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan (PAM SKL) Ambon pada pendidikan kesehatan terpadu (Multy Stream Academy) yang terdiri dari beberapa  jurusan. Pada tahun 2001 sesuai keputusan menteri kesehatan RI No : 1207/MENKES/SK/XI/2001 tentang pembentukan politeknik kesehatan Malang, Palangkaraya, Surabaya, Banda Aceh, Ambon, dan Trenate, dengan demikian setelah keputusan menteri kesehatan tersebut keluar maka pendidikan kesehatan terpadu (Multy Stream Academy) berubah nama menjadi Politeknik Kesehatan Ambon yang terdiri dari jurusan keperawatan, jurusan kesehatan lingkungan, jurusan gizi dan Jurusan kebidanan serta 2 program studi yakni program studi keperawatan masohi dan program studi keperawatan tual. Kemudian pada tahun 2007 sesuai peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No : 890/MENKES/PER/VII/2007 tentang organisasi dan tata kerja politeknik kesehatan maka politeknik kesehatan ambon di ganti nama menjadi Politeknik Kesehatan Depkes Maluku yang beralamat kampus : jln Laksda Leo Wattimena negeri Lama Ambon. Program studi pendidikan diploma III kesehatan lingkungan politeknik kesehatan kemenkes Maluku di kembangkan berdasarkan falsafah dan kerangka pembangunan nasional khususnya pembangunan dibidang kesehatan lingkungan. Sistem rekrutmen dan penerimaan mahasiswa baru melalui Sipenmaru Poltekkes Kemenkes diselenggarakan terpadu secara nasional berdasarkan Undang –Undang No 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi,  pasal 73 menjelaskan bahwa penerimaan mahasiswa baru untuk setiap jurusan dan program studi dapat diakukan melalui pola penerimaan secara nasional dan bentuk lain. Pengelolaan Penyelenggaraan Sipenmaru Poltekkes Kemenkes diatur dengan surat Menteri Kesehatan Nomor HK.02.03/I/3/2/03478/2013 tentang Pedoman Penyelenggaraan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, dan berdasarkan PP Nomor 4/2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, Poltekkes Kemenkes Maluku juga diberikan keleluasan untuk menetapkan persyaratan akademis yang sesuai dengan kebutuhan masing – masing daerah.Prodi kesehatan lingkungan semenjak tahun 1995 s/d 2016 telah meluluskan ± 1500 lulusan yang tersebar di seluruh penjuru nusantara .Proses pengajaran  pada  Diploma III Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Maluku  harus menyelesaikan 116 SKS yang terdiri dari 97 SKS kurikulum inti dan 19 SKS kurikulum institusional degan metode tugas mandiri, ceramah, diskusi, Tanya jawab, yang dilaksanakan di dalam kelas serta melakukan praktikum pada  laboratorium, workshop (bengkel kerja) dan praktik lapangan  sedangkan untuk kegiatan pengabdian masyakat prodi kesehatan lingkungan melaksanakan kegiatan  praktik kerja lapang desa terpadu yang berkolaborasi dengan jurusan yang ada di poltekkes kemenkes Maluku  selama  3 minggu s/d 1 bulan pada  desa-desa yang ada di provinsi Maluku. Bukan saja pengajaran dan pengabdian masyarakan yang dilakukan oleh prodi, penelitian pun dilakukan sebagai syarat kelulusan selain itu mahasiswa dilibatkan dalam melakukan penelitian bersama dengan dosen yang ada di prodi dengan harapan memiliki kompetensi.


Legalitas Prodi Sanitasi

SK Pendirian
: 586/KPT/I/2019
Tanggal SK Pendirian
: 2019-07-17T00:00:00Z

Data Mahasiswa di Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Maluku

Daftar jumlah mahasiswa di Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Maluku.

SemesterJumlah Mahasiswa
2023216
20231200
20222664
20221751
20212738
20211856
20202305
20201316
20192415
20191387
20182637
20181370
20172363
20171449
20162407
20161427
20152380
20151426
20142376
20141332
20132320
20131187
20122223
20121254
2011215
20111269
2010214
2010190

Perhatian: Kami tidak dapat menjamin dan tidak bertanggung jawab terhadap keakuratan dan keaktualan data yang ada pada halaman ini. Selalu kroscek kembali dengan pihak Sanitasi.

Program studi kesehatan lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Maluku
merupakan program studi yang sudah berlangsung relatif cukup lama sejak tahun
1995 dengan nama Pendidikan Ahli Madya Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan (PAM
SKL) Ambon pada pendidikan kesehatan terpadu (Multy Stream Academy) yang
terdiri dari beberapa  jurusan. Pada tahun 2001 sesuai keputusan menteri
kesehatan RI No : 1207/MENKES/SK/XI/2001 tentang pembentukan politeknik
kesehatan Malang, Palangkaraya, Surabaya, Banda Aceh, Ambon, dan Trenate,
dengan demikian setelah keputusan menteri kesehatan tersebut keluar maka
pendidikan kesehatan terpadu (Multy Stream Academy) berubah nama menjadi
Politeknik Kesehatan Ambon yang terdiri dari jurusan keperawatan, jurusan
kesehatan lingkungan, jurusan gizi dan Jurusan kebidanan serta 2 program studi
yakni program studi keperawatan masohi dan program studi keperawatan tual. 

Kemudian pada tahun
2007 sesuai peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No :
890/MENKES/PER/VII/2007 tentang organisasi dan tata kerja politeknik kesehatan
maka politeknik kesehatan ambon di ganti nama menjadi Politeknik Kesehatan
Depkes Maluku yang beralamat kampus : jln Laksda Leo Wattimena negeri Lama
Ambon. Program studi pendidikan diploma III kesehatan lingkungan politeknik
kesehatan kemenkes Maluku di kembangkan berdasarkan falsafah dan kerangka
pembangunan nasional khususnya pembangunan dibidang kesehatan lingkungan. 

Sistem rekrutmen dan
penerimaan mahasiswa baru melalui Sipenmaru
Poltekkes Kemenkes diselenggarakan terpadu secara nasional berdasarkan Undang
–Undang No 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi,  pasal 73 menjelaskan bahwa penerimaan
mahasiswa baru untuk setiap jurusan dan program studi dapat diakukan melalui
pola penerimaan secara nasional dan bentuk lain. Pengelolaan Penyelenggaraan
Sipenmaru Poltekkes Kemenkes diatur dengan surat Menteri Kesehatan Nomor
HK.02.03/I/3/2/03478/2013 tentang Pedoman Penyelenggaraan Seleksi Penerimaan
Mahasiswa Baru Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, dan berdasarkan PP
Nomor 4/2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan
Perguruan Tinggi, Poltekkes Kemenkes Maluku juga diberikan keleluasan untuk
menetapkan persyaratan akademis yang sesuai dengan kebutuhan masing – masing
daerah.

Prodi kesehatan lingkungan semenjak tahun 1995 s/d 2016 telah meluluskan ± 1500 lulusan yang tersebar di seluruh penjuru
nusantara .Proses pengajaran  pada  Diploma III Kesehatan Lingkungan Poltekkes
Kemenkes Maluku  harus menyelesaikan 116
SKS yang terdiri dari 97 SKS kurikulum inti dan 19 SKS kurikulum institusional
degan metode tugas mandiri, ceramah, diskusi, Tanya jawab, yang dilaksanakan di
dalam kelas serta melakukan praktikum pada  laboratorium, workshop (bengkel kerja) dan praktik
lapangan  sedangkan untuk kegiatan pengabdian
masyakat prodi kesehatan lingkungan melaksanakan kegiatan  praktik kerja lapang desa terpadu yang
berkolaborasi dengan jurusan yang ada di poltekkes kemenkes Maluku  selama 
3 minggu s/d 1 bulan pada  desa-desa yang ada di provinsi Maluku. Bukan
saja pengajaran dan pengabdian masyarakan yang dilakukan oleh prodi, penelitian
pun dilakukan sebagai syarat kelulusan selain itu mahasiswa dilibatkan dalam
melakukan penelitian bersama dengan dosen yang ada di prodi dengan harapan
memiliki kompetensi.

Leave a Reply

Write a Reply or Comment