Sanitasi

Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Padang yang alamatnya di , .

ini mengawali perjalanannya pada tahun 2012-10-10T00:00:00Z.

Akreditasi Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Padang

Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Padang terakreditasi grade A.

Profil Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Padang

Berikut adalah profil dari program studi Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Padang yang berlokasi di Kecamatan , .

UniversitasPoltekkes Kemenkes Padang
Kode Program Studi13451
AkreditasiA
JenjangD3
Visi

Menjadi Prodi D3 Sanitasi Profesional, Inovatif, Bertaqwa dan Berkelanjutan Tahun 2023

Misi
  1. Menyelenggarakan kegiatan pembelajaran dengan dukungan : Kurikulum yang adaptif terhadap kebaruan dan sesuai standar kompetensi serta kebutuhan pengguna berbasis Interprofesi dan Kolaboratif, Tenaga pendidik dan kependidikan yang professional, Suasana akademik yang bertaqwa dan kondusif.
  2. Menyelenggarakan penelitian secara inovatif dan aplikatif bidang teknologi berbasis kebutuhan masyarakat berbasis Interprofesi dan Kolaboratif
  3. Menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat di bidang pembangunan sanitasi melalui pengabdian pada masyarakat berbasis Interprofesi dan Kolaboratif
  4. Menyelenggarakan sistem penjaminan mutu pendidikan yang berkesinambungan dengan tata kelola yang transparan, efektif dan akuntabel.
Telepon(0751) 7051300
Fax(0751) 7058128
Provinsi
Kota/Kabupaten
Kecamatan
Kelurahan
AlaamtSimpang Pondok Kopi Nanggalo Padang
Kodepos
Email[email protected]
Website https://www.prodid3sanitasi-pdg.ac.id/

Jangan diklik »

Deskripsi

Program Studi Diploma 3 Sanitasi merupakan salah satu Prodi yang berada pada Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang dahulunya bernama D3 Kesehatan Lingkungan. Berdasarkan Surat Keputusan Kesos RI Nomor 298/ MENKES-KESOS/SK/IV/2001 tanggal 16 April 2001tentang izin pendirian Prodi D3 Kesehatan Lingkungan. Kemudian berubah nama/ nomenklatur menjadi Diploma 3 Sanitasi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 591/ KPT/I/2019. Tanggal 18 Juli 2019. Prodi d3 Sanitasi menerapkan kurikulum yang mengacu kepada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sejak awal tahun 2014. Kurikulum Prodi Prodi D-3 Sanitasi sudah didisain berdasarkan kompetensi. Kompetensi yang sudah dimiliki meliputi kompetensi utama dan kompetensi pendukung. Total SKS pada Prodi D-3 Sanitasi adalah 108 SKS yang terdiri dari 53 SKS teori (686 jam), 55 SKS praktek (1.484 jam), dan 11 SKS Praktek Lapangan (728 jam). Sesuai dengan kajian, maka kurikulum inti terdiri 81 SKS, dan kurikulum institusi 27 SKS

Legalitas Prodi Sanitasi

SK Pendirian
: 591/KPT/I/2019
Tanggal SK Pendirian
: 2019-07-18T00:00:00Z

Data Mahasiswa di Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Padang

Daftar jumlah mahasiswa di Sanitasi - Poltekkes Kemenkes Padang.

SemesterJumlah Mahasiswa
20232248
20231251
20222240
20221274
20212200
20211271
20202231
20201231
20192226
20191233
20182262
20181266
20172266
20171270
20162237
20161268
20152259
20151250
20142278
20141299
20132219
20131318
20122213
20121268

Perhatian: Kami tidak dapat menjamin dan tidak bertanggung jawab terhadap keakuratan dan keaktualan data yang ada pada halaman ini. Selalu kroscek kembali dengan pihak Sanitasi.

Program Studi Diploma 3 Sanitasi merupakan salah satu Prodi yang berada pada Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang dahulunya bernama D3 Kesehatan Lingkungan. Berdasarkan Surat Keputusan Kesos RI Nomor 298/ MENKES-KESOS/SK/IV/2001 tanggal 16 April 2001tentang izin pendirian Prodi D3 Kesehatan Lingkungan. Kemudian berubah nama/ nomenklatur menjadi Diploma 3 Sanitasi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 591/ KPT/I/2019. Tanggal 18 Juli 2019. Prodi d3 Sanitasi menerapkan kurikulum yang mengacu kepada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sejak awal tahun 2014. Kurikulum Prodi Prodi D-3 Sanitasi sudah didisain berdasarkan kompetensi. Kompetensi yang sudah dimiliki meliputi kompetensi utama dan kompetensi pendukung. Total SKS pada Prodi D-3 Sanitasi adalah 108 SKS yang terdiri dari 53 SKS teori (686 jam), 55 SKS praktek (1.484 jam), dan 11 SKS Praktek Lapangan (728 jam). Sesuai dengan kajian, maka kurikulum inti terdiri 81 SKS, dan kurikulum institusi 27 SKS

Leave a Reply

Write a Reply or Comment