Program Pendidikan Ners di Stikes Majapahit dibuka berangkat dari
tuntutan masyarakat terhadap peningkatan pelayanan kesehatan yang bermutu dan
profesional. Pelayanan keperawatan sebagai
salah satu sub sistem pelayanan kesehatan berupaya meningkatkan pelayanannya
dengan salah satu cara meningkatkan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan kesehatan,
khususnya keperawatan yang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Program Pendidikan Ners di Stikes Majapahit menyelenggarakan
dua tahap pendidikan Keperawatan yang masih merupakan satu rangkaian, yaitu
tahap akademik yang ditempuh dalam waktu 4 tahun, dan program profesi yang
ditempuh dalam waktu 1 tahun. Program
Pendidikan Ners di Stikes Majapahit mendapatkan ijin penyelenggaraan dari
Kementerian Pendidikan Nasional yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 09/D/O/2004 untuk program studi S1 Ilmu Keperawatan.
Sedangkan untuk ijin penyelenggaraan program studi Ners tertuang dalam Surat
Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 540/E/O/2014.
Program
Pendidikan Ners di Stikes Majapahit memiliki unggulan atau ciri khas di bidang
Keperawatan Gawat Darurat. Hal ini didasarkan pada tinjauan kondisi dan aspek
sosial ekonomi Kabupaten Mojokerto yang memiliki banyak lokasi industri. Selain
itu juga didasarkan pada tinjauan letak geografis Kabupaten Mojokerto yang
terletak di kaki gunung dan dilewati oleh beberapa sungai besar yang berpotensi
menimbulkan bencana. Berangkat dari hal tersebut,
Program Pendidikan Ners di Stikes Majapahit memiliki keinginan untuk berperan
aktif dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang Keperawatan
Gawat Darurat, sehingga dapat meningkatkan kesiapsiagaan seluruh aspek
masyarakat dan pemangku kepentingan dalam mencegah dan menghadapi kondisi
bencana.
Leave a Reply