Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Santa Elisabeth Medan dikonpersi tahun 2007 oleh Yayasan Widya Fraliska. Dasar pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ini adalah Surat keputusan dari Mendiknas No. 127/D/O/2007 tanggal 3 Agustus 2007. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan menyelenggarakan 7 (tujuh) program studi yaitu: Program Studi DIII Keperawatan, Program Studi DIII Kebidanan, dan Program Studi S1 Keperawatan yang disebut dengan Prodi Ners Tahap Akademik. Prodi Ners Tahap profesi dibuka pada tahun 2012 dengan SK Mendiknas No. 323/E/O/2012 dan proses kegiatan tahap profesi mulai dilaksanakan bulan September 2012, Program StudiTenagaLaboratoriumMedik, Program StudiManajemenInformasikesehatan, Program StudiGizi, Program StudiSarjanaKebidanan.
STIKes Santa Elisabeth Medan dan Yayasan Widya Fraliska memandangbahwaSeiringdenganpeningkatanilmupengetahuandankemampuanmasyarakatmaupunperkembanganilmupengetahuandanteknologi di bidangkesehatansehinggatuntutanmasyarakat pun meningkatterhadapasuhanpelayananfisoterapi. Hal inimerupakantantanganuntukmeningkatkankualitassumberdayamanusiakesehatankhususnyalulusan Program SarjanadanPendidikanProfesi, dengancarammpersiapkanmahasiswa agar mampumemilikidayasaingsesuaidenganperkembangan IPTEK dankebutuhanmasyarakat di bidangfisioterapi saat ini. Ijin operasional Program Studi Sarjana Fisioterapi dikeluarkan pada tanggal 14 September 2023 dengan nomor 759/E/O/2023.
Perencanaan program jangka panjang, perencanaan strategis, operasional dan evaluasi di Prodi fisioterapi Program Sarjana dan Pendidikan Profesi fisioterapi Program Profesi harus dilakukan melalui sistem dan mekanisme dengan tolok ukur yang yang jelas dan terukur, melibatkan seluruh unsur civitas akademika melalui diskusi yang terarah dan dapat menghasilkan perencanaan program yang terarah, realistis, berkesinambungan dalam jabaran setiap langkah teknis oleh seluruh civitas akademika. Sebagai salah satu bagian dari STIKes Santa Elisabeth Medan yang unggul dan berdaya saing dalam pelayanan kesehatan, Prodi fisioterapi Program Sarjana dan Pendidikan Profesi fisioterapi Program Profesi memiliki tanggung jawab untuk ikut menyelesaikan berbagai masalah kesehatan di kalangan masyarakat, bangsa dan negara sehingga menghasilkan tenaga kesehatan yang mempunyai daya saing lokal dan nasional. Pengembangan keunggulan di bidang Tridarma Perguruan Tinggi mengarah kepada pengembangan Prodi fisioterapi Program Sarjana dan Pendidikan Profesi fisioterapi Program Profesi menjadikan SDM yang mandiri dalam pelayanan Tri Darma Perguruan Tinggi yang berbasis lokal dan nasional. Sebagai salah satu STIKes yang berkualitas di Sumatera Utara maka strategi penyelenggaraan pendidikan berorientasi pada penataan sistem manajemen dan organisasi, kemandirian melakukan tridarma perguruan tinggi dan peningkatan daya saing baik lokal maupun nasional.
Arah pengembangan jangka panjang merupakan dasar untuk pedoman penetapan rencana strategi, rencana operasional sesuai tahapan dalam tahun. Arah pengembangan jangka panjang Prodi fisioterapi Program Sarjana dan Pendidikan Profesi fisioterapi Program Profesi merupakan rambu-rambu dalam penetapan program-program jangka menengah dan pendek dengan mengacu kepada pengembangandalam jangka panjang, memampukan dalam penentuan wawasan ke depan berdasarkan pertimbangan potensi, kendala, peluang dan ancaman yang menuntut analisis mendalam yang lebih efektif dan efisien sebagai antisipasi perkembangan ke arah nasional dan internasional yang penuh dengan persaingan. Prodi fisioterapi Program Sarjana dan Pendidikan Profesi fisioterapi Program Profesi memiliki visi dalam pelayanan kesehatan neuromuskuloskeletal pada berdasarkan daya kasih Kristus yang menyembuhkan sebagai tanda kehadiran Allah di tingkat Nasional Tahun 2028 yang akan dicapai selama 5 tahun ke depan sesuai dengan RJP STIKes yang pada saat ini sudah memasuki tahap ketiga yakni tahun 2023-2027 yang berfokus pada ASEAN class institute.
Leave a Reply