Penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran Program Studi
(Prodi), mengacu pada visi, misi dan tujuan yang sudah disusun oleh Institusi,
sedangkan sasaran, mengacu pada tujuan program studi. Sasaran dan strategi
pencapaiannya disusun secara jelas agar dapat terukur.
Dalam perjalannya, visi misi Prodi Pendidikan Agama Islam
mengalami penyempurnaan dan penyesuaian guna merujuk pada kekhasan sesuai dengan
kondisi STAIS Majenang saat ini merujuk pada Surat Keputusan Ketua STAIS Majenang no. 030/X.31/STS/SKP/IX/2013 tentang perubahan Visi Misi STAIS
Majeang.
Adapun mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan
sasaran adalah sebagai berikut:
- Membentuk Tim Perumus yang terdiri dari Unsur pimpinan, Dosen atau Pakar
dan tenaga kependidikan dengan berdasarkan Surat Keputusan Ketua STAIS
Majenang. - Tim perumus membuat rencana dan time schedule.
- Brainstorming antara pihak
kampus dengan stakeholder untuk diskusi dan sharing. - Brainstorming dengan ahli dan
mahasiswa - Tim perumus beserta stakeholders bersama-sama menyusun draft visi,
misi, tujuan dan sasaran. - Tim perumus mendiskusikan draft tersebut dengan dosen Prodi PAI
- Setelah disepakati kemudian disampaikan kepada seluruh dosen PAI dan
mahasiswa. - Kemudian diajukan kepada Pimpinan Perguruan
Tinggi (STAIS) Majenang untuk disahkan oleh ketua STAIS Majenang.
Untuk mendapatkan masukan dan penajaman visi dan misi
yang lebih akademik dan marketable, program studi juga melibatkan stakeholders
dari kalangan akademisi dan praktisi pendidikan. Keterlibatan stakeholders
dimaksudkan untuk mempertajam arah dan orientasi serta kompetensi akademik
mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam sesuai dengan kebutuhan user
(masyarakat pengguna).
Sampai tahun 2016, program studi Pendidikan Agama Islam
telah meluluskan mahasiswa (alumni) dan mereka telah bekerja di beberapa
lembaga pendidikan baik negri ataupun swasta, program studi juga meminta
masukan kepada mereka tentang kesesuaian visi dan misi program studi dengan
dunia kerja (nyata).
Sampai tahun 2013, Visi dan Misi Program Studi senantiasai dievaluasi
sesuai dengan kebutuhan dan trend Perguruan Tinggi dalam menghadapi tantangan
global.
Leave a Reply