Usulan pembukaan program studi Ilmu Pemerintahan Stisipol Yaleka Maro mengacu pada pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :
- Pada saat itu belum ada perguruan tinggi (baik negeri maupun swasta) yang mempunyai program Studi Ilmu Pemerintahan di Tanah Papua bagian selatan
- Adanya tuntutan Pelayanan Pemerintah kepada masyarakat yang lebih baik (Good Governance) di Papua menuntut agar perlu dipersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan untuk terlibat langsung dalam ikut memberikan Pelayanan Kepada masyarakat umum menuju kesejahteraan bersama.
- Sejalan dengan diberlakukannya Otonomi Khusus Papua pada tahun 2001 serta pemekaran di Provinsi Papua, maka sangatlah dibutuhkan tenaga-tenaga yang menguasai bidang Pemerintahan guna mengisi posisi-posisi strategis dalam pemerintahan, sektor swasta dan juga lembaga-lembaga swadaya masyarakat.
Berdasarkan hal-hal diatas, maka Stisipol Yaleka Maro menangkap peluang tersebut dengan membuka program studi Ilmu Pemerintahan guna memberikan warna baru dalam pembangunan di Provinsi Papua secara umum dan di Tanah Papua bagian selatan secara khusus. Proses penyusunan visi, misi, tujuan, dan sasaran PS disusun dengan mengadakan pertemuan-pertemuan antara program studi dan Sekolah Tinggi yang melibatkan unsur pimpinan, para dosen dan staf serta melibatkan unsur dari Yayasan Lentera Kasih dan juga melibatkan tokoh-tokoh pemerintah, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang mempunyai kepedulian terhadap pendidikan di tanah Papua bagian selatan. . Keterlibatkan para komponen tersebut dimaksudkan untuk dapat memberikan masukan masukan dan dukungan yang lebih komprehensif tentang PS ini terutama mengenai kompetensi yang di butuhkan di masyarakat terkait PS ini..
Leave a Reply