“Program Studi Sistem Informasi (S1) merupakan gabungan dari ilmu komputer dengan bisnis dan manajemen sehingga menjadi solusi bagi stakholder guna menjawab tantangan dan peluang bisnis perusahaan dalam mengembangkan perangkat lunak berdasarkan data dan kebutuhan perusahaan. Keberadaan Program Studi Sistem Informasi (S1) Universitas Bina Sarana Informatika di kampus Kota Pontianak tentunya mampu mendorong semangat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang lebih tinggi serta memiliki kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan. Komitmen Program Studi Sistem Informasi (S1) untuk mewujudkan kompetensi mahasiswa telah diwujudkan melalui pengelolaan program studi berbasis instrumen akreditasi, disain kurikulum mengacu pada standar pembelajaran Nasional Pendidikan Tinggi (SNDIKTI), Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia level 6, dan rumusan kurikulum pendidikan tinggi oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer(APTIKOM).
Untuk mempersiapkan karir mahasiswa, upaya Program Studi Sistem Informasi (S1) antara lain: merumuskan dan menetapkan profil lulusan(Program Analyst, IT Business Analyst, Database Administrator) yang didukung capaian pembelajaran(sikap, pengetahuan, ketrampilan umum dan ketrampilan khusus), beban studi mahasiswa harus menyelesaikan 145 sks yang tersebar di semester 1 sampai dengan semester 8 dan dapat ditempuh selama 4 tahun, konsep implementasi kurikulum 6 semester pelaksanaan perkuliahan dikampus, 2 semester mahasiswa menerapkan capaian pembelajaran melalui kegiatan praktik kerja lapangan durasi waktu 3-6 bulan, kuliah kerja nyata dan menghasilkan karya inovasi siap pakai melalui skripsi, metode pembelajaran sudah didukung 70% mata kuliah berbasis projek dan diakselerasikan dengan gerakan mahasiswa berprestasi/karya inovasi, seminar/workshop bersifat wajib, implementasi merdeka belajar kampus merdeka (MBKM), menjadikan sertifikasi kompetensi menjadi syarat kelulusan mahasiswa, produktifitas kegiatan mahasiswa yang tertuang dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah(SKPI), melakukan benchmark dengan program studi yang sejenis serta mengadakan Focus Group Discussion dengan dunia usaha dan industri.”
Leave a Reply