Program Studi Teknik Nuklir fokus pada pemahaman dan penerapan sifat inti atom dan interaksinya dengan materi untuk menyediakan energi listrik bebas karbon, menghasilkan dan menggunakan radiasi dan zat radioaktif, dan menerapkan sifat kekhasan isotop.
Program Studi Sarjana Teknik Nuklir memiliki 2 pilihan bidang penguatan (peminatan) yaitu (1) Teknologi Energi Nuklir (TEN) dan (2) Fisika Medis. Program Studi Sarjana Teknik Nuklir menyiapkan lulusan untuk mampu bekerja di pemerintahan, industri, kesehatan, TNI, POLRI, badan pengawas dan regulasi . Kurikulum diperkaya dengan topik-topik tentang keselamatan, keamanan dan safeguard nuklir agar lulusan nampu berkarya di instansi penegakan hukum, pertahanan dan keamanan. Lulusan Teknik Nuklir mampu melakukan penelitian dan pengembangan desain reaktor nuklir, desain perisai radiasi, teknik komputasi nuklir, manajemen siklus bahan bakar nuklir, manajemen limbah radioaktif, dan aplikasi radiasi pengion, zat radioaktif dan isotop di bidang industri, kesehatan, lingkungan, keselamatan dan keamanan nasional. Kurikulum Program Studi Sarjana Teknik Nuklir mengintegrasikan fundamental teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik instrumentasi , teknik kontrol, fisika reaktor, fisika akselerator, dan fisika radiologi. Struktur kurikulum berisi kelompok mata kuliah wajib matematika dan sains dasar (basic science), keteknikan dasar (basic engineering), keteknik nukliran dasar (basic nuclear engineering), dan kelompok mata kuliah pilihan penguatan khusus (peminatan) bidang Teknologi energi Nuklir, bidang Fisika Medis, dan pilihan bebas. Pengayaan kompetensi tambahan dapat diperoleh dari keikutsertaan mahasiswa dalam program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM).
Leave a Reply