Kebutuhan terhadap sebuah Lembaga Pendidikan Tinggi Negeri Islam yang maju merupakan keniscayaan untuk menjawab permasalahan kehidupan manusia yang semakin kompleks seiring dengan kemajuan sains dan teknologi. Manajemen dan segenap warga Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menyadari perlunya menjadikan lembaga pendidikan tinggi ini sebagai agen perubahan sosial dalam masyarakat menuju kehidupan yang lebih bermartabat, berkeadaban dan lebih bermakna. Salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi adalah melalui kegiatan penelitian sebagai penguatan pada Program Studi Ilmu Komunikasi demi terselenggaranya proses pendidikan yang berkualitas dan akuntabel dan menghasilkan alumni yang dapat diharapkan menjadi agen perubahan di masa akan datang.
Program Studi Ilmu Komunikasi berdiri sejak tahun 2007. pendirian program studi ini di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar. Program studi ilmu komunikasi berdiri sebagai bagian dari dakwah yang dianggap bahwa ilmu komunikasi menjadi bagian penting ketika melakukan dakwah. Kemampuan berkomunikasi yang baik dianggap dapat mendukung penyampaian pesan-pesan dakwah dengan baik. Hal ini menjadi sebuah kekuatan yang besar dalam kegiatan penyebaran pesan-pesan dakwah. berdirinya program studi Ilmu Komunikasi di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar diharapkan dapat melahirkan sarjana ilmu komunikasi yang nantinya tidak hanya menguasai bidang ilmu komunikasi saja tetapi juga berwawasan keislaman sehingga terciptalah sarjana ilmu komunikasi yang memiliki akhlak mulia sesuai dengan ajaran Islam.
Mahasiswa sejak dikeluarkannya izin penyelenggaraan program studi yang tertuang dalam dokumen Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor Dj.I/425/2007 pada November tahun 2007 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Jenjang Strata Satu (S1) Pada Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Setelah memperoleh izin penyelenggaraan, program studi Ilmu Komunikasi mulai menerima mahasiswa pada tahun selanjutnya hingga saat ini telah menjadi salah satu program studi yang diminati di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar. Kehadiran prodi Ilmu Komunikasi sebagai program studi keilmuan umum tidaklah menghilangkan nilai keislaman yang yang merupakan penciri utama oleh UIN Alauddin Makassar.
Program studi Ilmu Komunikasi berada di bawah naungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Oleh karena itu, struktur organisasinya terkait dengan struktur organisasi fakultas yang menaunginya. Struktur organisasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi telah diatur dalam Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: 93 Tahun 2007 Tentang Statuta Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Program Studi Ilmu Komunikasi memiliki sistem keorganisasian secara terstruktur sesuai dengan kebutuhan institusi, termasuk terkait dengan kepemimpinannya.
Program studi Ilmu Komunikasi dipimpin oleh Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi. Ketua Program Studi bertanggung jawab langsung kepada Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Ketua Program Studi bertanggung jawab atas penyelenggaraan kegiatan tri dharma di lingkup program studi ilmu komunikasi. Segala kebijakan yang menyangkut terselenggaranya kegiatan prodi Ilmu Komunikasi ditentukan dan diputuskan oleh ketua program studi. Adapun sekretaris program studi bertugas membantu kegiatan ketua dalam hal ini menyiapkan dan memeriksa segala administrasi yang dibutuhkan oleh ketua program studi. sekretaris program studi mengerjakan berbagai kegiatan dengan dibantu oleh staf program studi yang juga bertugas mengatur sistem informasi akademik di tingkat program studi. Adapun ketua program studi Ilmu Komunikasi dari sejak dibukanya hingga saat ini antara lain:
- Periode tahun 2008 – 2011 : Dra. Hj. Radiah AP, M.Si
- Periode tahun 2011 – 2015 : Dr. Ramsiah Tasruddin, M. Si
- Periode tahun 2015 – 2019 : Dr. Ramsiah Tasruddin, M.Si
- Periode tahun 2019 – 2023 : Dr. Asni Djamereng, M.Si
- Periode tahun 2023 – 2027 : Dr. H. Misbahuddin, M.Ag
Selain melakukan koordinasi dengan struktur organisasi pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi, pimpinan program studi juga saling berkoordinasi dan bekerjasama dengan sesama pimpinan prodi Ilmu Komunikasi dari perguruan tinggi lain baik yang tergabung dalam asosiasi yang diberi nama Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM).
Penerimaan mahasiswa pada program studi ilmu komunikasi dimulai sejak tahun akademik 2008/2009. Sejak beroperasi, program studi ilmu komunikasi telah menjadi prodi yang banyak diminati oleh calon mahasiswa. Mahasiswa ilmu komunikasi berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Selain itu, adapula mahasiswa yang berasal dari luar Sulawesi Selatan, yaitu provinsi lain di pulau Sulawesi maupun pulau-pulau lain yang pada umumnya dari kawasan Indonesia Timur.
Leave a Reply