Mengingat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu
pesat serta perubahan yang terjadi dalam masyarakat, dituntut untuk mencetak
mahasiswa yang memiliki inner capacity. Dalam berbagai kesempatan,
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama R.I, sering menggarisbawahi
bahwa out-put sebuah Perguruan Tinggi dalam hal ini UIN adalah alumni yang
berkualitas dan karya ilmiah yang berbobot.
Kritikan dalam berbagai kalangan, termasuk orang ?dalam? sendiri,
tentang kualitas alumni dan sumbangannya terhadap pengembangan masyarakat
secara luas dan mendalam, terkadang masih nyaring bahkan memekakkan telinga.
Untuk menjawab kritikan itu, maka UIN Alauddin Makssar membuka Program Studi
baru, baik masih dalam lingkup bidang Studi Agama, maupun ilmu-ilmu umum, yang
terkait erat dengan pasar kerja atau sesuai dengan tuntutan zaman. Bahkan
sejumlah IAIN telah melakukan konversi menjadi Universitas. Tetapi membuka
jurusan dan Program Studi baru atau mengkonversi diri menjadi Universitas,
tampaknya tidak cukup, karena persoalan mendasar yang dihadapi perguruan tinggi
sekarang jauh lebih mendasar dan kompleks.
Leave a Reply