Ilmu Komunikasi

Ilmu Komunikasi - Universitas Multimedia Nusantara Jakarta yang beralamat di , .

ini mengawali perjalanannya pada tahun 2021-04-26T00:00:00Z.

Akreditasi Ilmu Komunikasi - Universitas Multimedia Nusantara Jakarta

Ilmu Komunikasi - Universitas Multimedia Nusantara Jakarta mendapat status akreditasi grade Unggul.

Profil Ilmu Komunikasi - Universitas Multimedia Nusantara Jakarta

Berikut adalah profil dari program studi Ilmu Komunikasi - Universitas Multimedia Nusantara Jakarta yang berlokasi di Kecamatan , .

UniversitasUniversitas Multimedia Nusantara Jakarta
Kode Program Studi70101
AkreditasiUnggul
JenjangS2
Visi

Menjadi Program Studi Magister Ilmu Komunikasi unggulan berkelas dunia dengan karakter berwawasan global, berpendekatan interdisipliner, berjiwa wirausaha, berbudi pekerti luhur, adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), dan berperan aktif dalam mengembangkan Ilmu Komunikasi terutama dalam bidang Komunikasi Strategis Digital.

Misi

1. Menyelenggarakan pendidikan magister berkualitas yang didukung oleh kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu dan praktik terkini yang relevan dengan Komunikasi Strategis dan dilaksanakan dalam kolaborasi yang kuat dengan dunia usaha, pemerintah, dan berbagai komunitas masyarakat.

2. Melaksanakan penelitian dasar dan terapan dengan pendekatan interdisipliner yang berkontribusi secara teoretis dan praktis dalam pengembangan Ilmu Komunikasi terutama dalam bidang Komunikasi Strategis Digital.

3. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Komunikasi Strategis yang berkontribusi bagi pemberdayaan berbagai komunitas masyarakat

Telepon02154220808
Fax02154220800
Provinsi
Kota/Kabupaten
Kecamatan
Kelurahan
AlaamtScientia Garden Jln. Boulevard Gading Serpong Tangerang Banten
Kodepos
Email[email protected]
Website www.umn.ac.id

Jangan diklik »

Deskripsi

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi mengombinasikan perspektif keilmuan dan perspektif praktis dalam bidang komunikasi strategis untuk mempersiapkan lulusannya dalam menjelaskan dan memecahkan berbagai macam masalah komunikasi strategis khususnya dalam bidang komunikasi pemasaran dan komunikasi korporasi. Lebih jauh, Program Studi Magister Ilmu Komunikasi memberikan penekanan pada kemampuan untuk mengantisipasi disrupsi yang disebabkan oleh transformasi digital yang telah membuat dunia menjadi semakin kompleks dan dinamis.


Dari perpektif keilmuan, program studi ini didesain untuk memberikan pemahaman yang kuat mengenai teori, prinsip, konsep dan metode penelitian dalam bidang komunikasi strategis. Hal ini dikarenakan pergeseran dalam peran profesional yang semakin menuntut penguasaan terhadap pengetahuan strategis tingkat lanjut ketimbang sekedar keterampilan operasional. Dari perspektif praktis, program studi ini didesain untuk membangun kemampuan mengembangkan inovasi, meningkatkan daya saing, dan meningkatkan kemampuan adaptif, baik dari suatu organisasi maupun entitas komunikator strategis lainnya.


Pengombinasian perspektif keilmuan dan perspektif praktis dengan penekanan pada kemampuan mengantisipasi disrupsi digital menjadi penting karena pendidikan Ilmu Komunikasi di Indonesia pada saat ini, khususnya pada jenjang magister, disamping kurang memberikan perhatian pada aspek perkembangan teknologi digital, juga masih sangat kurang memberikan perhatian pada perspektif praktis.


Oleh sebab itu, dan didukung oleh masukan dari akademisi dan praktisi komunikasi yang berkecimpung dalam Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM), dan Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) serta benchmarking kurikulum terhadap program studi sejenis baik di dalam maupun di luar negeri, maka Program Studi MIK merumuskan bahwa keunikan dan keunggulannya adalah mengedepankan aspek komunikasi digital, inovasi, manajerial, dan technopreneurship serta wawasan global, yang dalam penyelenggaraannya didukung oleh:

1. Sarana dan prasarana yang mendukung perkuliahan, seperti: collaborative learning, perpustakaan dengan literatur yang memadai, laboratorium collabo hub, laboratorium produksi multimedia, dan akses jurnal internasional.

2. Kerjasama dengan lembaga riset, non-government organization (NGO), pemerintah, dunia usaha, dan Business Incubator Skystar Ventures untuk pengembangan kewirausahaan menuju technopreneurship.

3. Tenaga pengajar yang terdiri dari akademisi dan praktisi yang kompeten di bidangnya.

4. Kurikulum yang menekankan pada aspek komunikasi digital, inovasi, manajerial dan budaya yang direpresentasikan dalam mata kuliah-mata kuliah yang ditawarkan.

5. Sistem pengajaran yang berbasis multimedia, penggunaan collaborative learning, blended learning, case study, problem solving, dan guest lecturer dari akademisi dan praktisi yang berpengalaman

Legalitas Prodi Ilmu Komunikasi

SK Pendirian
: 210/E/O/2021
Tanggal SK Pendirian
: 2021-04-26T00:00:00Z

Data Mahasiswa di Ilmu Komunikasi - Universitas Multimedia Nusantara Jakarta

Daftar jumlah mahasiswa di Ilmu Komunikasi - Universitas Multimedia Nusantara Jakarta.

SemesterJumlah Mahasiswa
2023264
2023196
2022266
2022162
2021234
2021116

Perhatian: Kami tidak dapat menjamin dan tidak bertanggung jawab terhadap keakuratan dan keaktualan data yang ada pada halaman ini. Selalu kroscek kembali dengan pihak Ilmu Komunikasi.

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi mengombinasikan perspektif keilmuan dan perspektif praktis dalam bidang komunikasi strategis untuk mempersiapkan lulusannya dalam menjelaskan dan memecahkan berbagai macam masalah komunikasi strategis khususnya dalam bidang komunikasi pemasaran dan komunikasi korporasi. Lebih jauh, Program Studi Magister Ilmu Komunikasi memberikan penekanan pada kemampuan untuk mengantisipasi disrupsi yang disebabkan oleh transformasi digital yang telah membuat dunia menjadi semakin kompleks dan dinamis.

Dari perpektif keilmuan, program studi ini didesain untuk memberikan pemahaman yang kuat mengenai teori, prinsip, konsep dan metode penelitian dalam bidang komunikasi strategis. Hal ini dikarenakan pergeseran dalam peran profesional yang semakin menuntut penguasaan terhadap pengetahuan strategis tingkat lanjut ketimbang sekedar keterampilan operasional. Dari perspektif praktis, program studi ini didesain untuk membangun kemampuan mengembangkan inovasi, meningkatkan daya saing, dan meningkatkan kemampuan adaptif, baik dari suatu organisasi maupun entitas komunikator strategis lainnya.

Pengombinasian perspektif keilmuan dan perspektif praktis dengan penekanan pada kemampuan mengantisipasi disrupsi digital menjadi penting karena pendidikan Ilmu Komunikasi di Indonesia pada saat ini, khususnya pada jenjang magister, disamping kurang memberikan perhatian pada aspek perkembangan teknologi digital, juga masih sangat kurang memberikan perhatian pada perspektif praktis.

Oleh sebab itu, dan didukung oleh masukan dari akademisi dan praktisi komunikasi yang berkecimpung dalam Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM), dan Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) serta benchmarking kurikulum terhadap program studi sejenis baik di dalam maupun di luar negeri, maka Program Studi MIK merumuskan bahwa keunikan dan keunggulannya adalah mengedepankan aspek komunikasi digital, inovasi, manajerial, dan technopreneurship serta wawasan global, yang dalam penyelenggaraannya didukung oleh:

1. Sarana dan prasarana yang mendukung perkuliahan, seperti: collaborative learning, perpustakaan dengan literatur yang memadai, laboratorium collabo hub, laboratorium produksi multimedia, dan akses jurnal internasional.

2. Kerjasama dengan lembaga riset, non-government organization (NGO), pemerintah, dunia usaha, dan Business Incubator Skystar Ventures untuk pengembangan kewirausahaan menuju technopreneurship.

3. Tenaga pengajar yang terdiri dari akademisi dan praktisi yang kompeten di bidangnya.

4. Kurikulum yang menekankan pada aspek komunikasi digital, inovasi, manajerial dan budaya yang direpresentasikan dalam mata kuliah-mata kuliah yang ditawarkan.

5. Sistem pengajaran yang berbasis multimedia, penggunaan collaborative learning, blended learning, case study, problem solving, dan guest lecturer dari akademisi dan praktisi yang berpengalaman

Leave a Reply

Write a Reply or Comment