Pendidikan Bahasa Arab

Pendidikan Bahasa Arab - Universitas Pendidikan Indonesia yang beralamat di , .

ini berdiri sejak 1964-10-23T00:00:00Z.

Akreditasi Pendidikan Bahasa Arab - Universitas Pendidikan Indonesia

Pendidikan Bahasa Arab - Universitas Pendidikan Indonesia memiliki akreditasi grade A.

Profil Pendidikan Bahasa Arab - Universitas Pendidikan Indonesia

Berikut adalah profil dari program studi Pendidikan Bahasa Arab - Universitas Pendidikan Indonesia yang berlokasi di Kecamatan , .

UniversitasUniversitas Pendidikan Indonesia
Kode Program Studi88204
AkreditasiA
JenjangS1
VisiMenjadi  program studi  pelopor dan unggul dalam bidang Pendidikan Bahasa Arab dan Agama Islam    
Misi
  1. Menyelenggarakan pendidikan untuk menyiapkan tenaga kependidikan guru pendidikan bahasa Arab yang profesional dan berdaya saing global.
  2. Menyelenggarakan penlitian bidang pendidikan bahasa Arab dan Agama Islam.  
  3. Menyelenggarakan layanan pengabdian kepada masyarakat secara profesional dalam rangka ikut serta memecahkan masalah nasional dalam bidang pendidikan bahasa Arab dan Agama Islam.Menyelenggarakan internasionalisasi pendidikan bahasa Arab melalui pengembangan dan pengokohan jejaring dan kemitraan pada tingkat nasional, regional, dan internasional.
Telepon022-2013163
Fax022-2015411
Provinsi
Kota/Kabupaten
Kecamatan
Kelurahan
AlaamtJalan Dr Setiabudhi No 229
Kodepos
Email[email protected]
Website http://arab.upi.edu/

Jangan diklik »

DeskripsiProgram Studi Pendidikan Bahasa Arab berdiri tanggal 01 bulan Oktober tahun 1964 dengan surat keputusan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan nomor 243/DIKTI/Kep/1996.Program Pendidikan Bahasa Arab pertama kali digagas oleh tokoh-tokoh UPI (sebelumnya IKIP) yang mempunyai kepedulian kepada kehidupan religious di kampus. Mereka adalah Prof. K.H. Muchsin, S.H. (alm.), K.H. Drs. Muslim Nurdin, dan Prof. Dr. H. Yusuf Amir Feisal. Mereka merupakan Founding Father pendidikan bahasa Arab yang telah berjuang dengan pikiran, tenaga, dan materi demi lahirnya program Pendidikan Bahasa Arab. Tantangan yang dihadapi mereka saat itu sangatlah berat, mengingat pengaruh paham komunis di Indonesia termasuk di UPI sangat kuat. Alhamdulillah berkat perjuangan mereka akhirnya Program Pendidikan Bahasa Arab di buka pada tanggal 01 Juli 1964. Pada awal berdirinya nama Program Studi Pendidikan Bahasa Arab adalah Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, yang dipimpin oleh Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan. Para pimpinan jurusan K. H. Muchsin, SH, MA, Prof. Dr. Yusuf Amir Faisal, D.M. Zaid, K. H. Latif Muchtar, K. H. Drs. Muslim Nurdin, Drs. H. Deding Zamachsyari, Dr. H. Agus Chodir Balyai, M.Pd, Drs. H. Deding Zamachsyari, Dr. H.I.Shofjan Taftazani, M.Pd., Drs. H.Dudung Rahmat H., M. Pd., Prof.Dr.H.Syihabuddin, M.Pd., Drs. H. Agus Salam Rahmat, M.Pd., Dr. Maman Abdurahman, M.Ag., dan Dr.Yayan Nurbayan, M.Ag. Pada tahun 1984 Jurusan Pendidikan Bahasa Arab berubah nama menjadi Program Pendidikan Bahasa Arab yang bernaung dibawah Jurusan Pendidikan Bahasa Asing bersama Jerman, Jepan, dan Prancis. Pada tahun 2008 terjadi perubahan nama kembali menjadi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab. Dan pada tahun 2014 berubah nama menjadi Departemen Pendidikan Bahasa Arab.Status Akreditasi sesuai SK BAN-PT nomor : 022/BAN-PT/Ak-XIV/S1/VIII/2011 dengan nilai “Aâ€ÂÂÂ� yang berlaku sampai 24 Agustus 2016.Kajian utama Departemen Pendidikan Bahasa Arab meliputi; 1. Kajian Pengajaran Bahasa Arab yang berfokus pada metodologi pengajaran, media pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran; 2. Kajian Kebahasaaraban yang berfokus pada keterampilan bahasa, gramatika, dan sastra Arab; 3. Kajian Keislaman.Profile lulusan adalah mampu mengajar bahasa Arab di tingkat SMA atau dibawahnya dan lapangan kerja lulusan adalah lembaga pendidikan, baik sekolah maupun madrasah, lembaga pendidikan dan pelatihan, dan penerjemahan.Departemen pendidikan bahasa Arab telah bermitra dengan beberapa lembaga baik di dalam maupun di luar negeri. Lembaga-lembaga dalam negeri yang sudah menjalin kerjasama adalah PP Persis, PW NU Jabar, DPW PUI, IMLA, dan berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang mempunyai Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Adapun lembaga-lembaga luar negeri yang telah menjalin kerjasama dengan Departemen Pendidikan Basasa Arab adalah Universitas Zagazik, Universitas Manshura, Universitas Canal Suez, Pusat Studi Asia, dan Pusat Kajian Indonesia di Canal Suez.  

Legalitas Prodi Pendidikan Bahasa Arab

SK Pendirian
: 60/DIKTI/KEP/2007
Tanggal SK Pendirian
: 2007-04-02T00:00:00Z

Data Mahasiswa di Pendidikan Bahasa Arab - Universitas Pendidikan Indonesia

Daftar jumlah mahasiswa di Pendidikan Bahasa Arab - Universitas Pendidikan Indonesia.

SemesterJumlah Mahasiswa
2023226
20231346
20222338
20221388
20212358
20211382
20202352
20201402
20192334
20191364
20182319
20181361
20172331
20171359
20162219
20161356
20152298
20151318
20142307
20141332
20132520
20131358
20122560
20121596
20112537
20111559
20102545
20101563
20092511
20091387

Perhatian: Kami tidak dapat menjamin dan tidak bertanggung jawab terhadap keakuratan dan keaktualan data yang ada pada halaman ini. Selalu kroscek kembali dengan pihak Pendidikan Bahasa Arab.

Program Studi Pendidikan Bahasa Arab berdiri tanggal 01 bulan Oktober
tahun 1964 dengan surat keputusan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi,
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan nomor 243/DIKTI/Kep/1996.

Program Pendidikan Bahasa Arab pertama kali digagas oleh
tokoh-tokoh UPI (sebelumnya IKIP) yang mempunyai kepedulian kepada kehidupan
religious di kampus. Mereka adalah Prof. K.H. Muchsin, S.H. (alm.), K.H. Drs.
Muslim Nurdin, dan Prof. Dr. H. Yusuf Amir Feisal. Mereka merupakan Founding
Father pendidikan bahasa Arab yang telah berjuang dengan pikiran, tenaga, dan
materi demi lahirnya program Pendidikan Bahasa Arab. Tantangan yang dihadapi
mereka saat itu sangatlah berat, mengingat pengaruh paham komunis di Indonesia
termasuk di UPI sangat kuat. Alhamdulillah berkat perjuangan mereka akhirnya
Program Pendidikan Bahasa Arab di buka pada tanggal 01 Juli 1964. Pada awal
berdirinya nama Program Studi Pendidikan Bahasa Arab adalah Jurusan Pendidikan
Bahasa Arab, yang dipimpin oleh Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan. Para
pimpinan jurusan K. H. Muchsin, SH, MA, Prof. Dr. Yusuf Amir Faisal, D.M. Zaid,
K. H. Latif Muchtar, K. H. Drs. Muslim Nurdin, Drs. H. Deding Zamachsyari, Dr.
H. Agus Chodir Balyai, M.Pd, Drs. H. Deding Zamachsyari, Dr. H.I.Shofjan
Taftazani, M.Pd., Drs. H.Dudung Rahmat H., M. Pd., Prof.Dr.H.Syihabuddin,
M.Pd., Drs. H. Agus Salam Rahmat, M.Pd., Dr. Maman Abdurahman, M.Ag., dan
Dr.Yayan Nurbayan, M.Ag. Pada tahun 1984 Jurusan Pendidikan Bahasa Arab berubah
nama menjadi Program Pendidikan Bahasa Arab yang bernaung dibawah Jurusan
Pendidikan Bahasa Asing bersama Jerman, Jepan, dan Prancis. Pada tahun 2008
terjadi perubahan nama kembali menjadi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab. Dan pada
tahun 2014 berubah nama menjadi Departemen Pendidikan Bahasa Arab.

Status Akreditasi sesuai SK BAN-PT nomor :
022/BAN-PT/Ak-XIV/S1/VIII/2011 dengan nilai “A� yang berlaku sampai 24 Agustus
2016.

Kajian utama Departemen Pendidikan Bahasa Arab meliputi; 1. Kajian
Pengajaran Bahasa Arab yang berfokus pada metodologi pengajaran, media
pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran; 2. Kajian Kebahasaaraban yang berfokus
pada keterampilan bahasa, gramatika, dan sastra Arab; 3. Kajian Keislaman.

Profile lulusan adalah mampu mengajar bahasa Arab di tingkat SMA
atau dibawahnya dan lapangan kerja lulusan adalah lembaga pendidikan, baik
sekolah maupun madrasah, lembaga pendidikan dan pelatihan, dan penerjemahan.

Departemen pendidikan bahasa Arab telah bermitra dengan beberapa
lembaga baik di dalam maupun di luar negeri. Lembaga-lembaga dalam negeri yang
sudah menjalin kerjasama adalah PP Persis, PW NU Jabar, DPW PUI, IMLA, dan
berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang mempunyai Program Studi Pendidikan
Bahasa Arab. Adapun lembaga-lembaga luar negeri yang telah menjalin kerjasama
dengan Departemen Pendidikan Basasa Arab adalah Universitas
Zagazik, Universitas Manshura, Universitas Canal Suez, Pusat Studi Asia, dan
Pusat Kajian Indonesia di Canal Suez.  

Leave a Reply

Write a Reply or Comment