Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Syiah Kuala diselenggarakan berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No 20/KPT/I/2015 tanggal 15 September 2015. Program Studi ini resmi menerima mahasiswa baru mulai Tahun Akademik 2016/2017 dengan alokasi mahasiswa untuk penerimaan perdana ini sekitar 40 orang yang diterima melalui jalur SNMPTN, SBMPTN dan UMB tahun 2016. Program Studi ini diselenggarakan untuk mempersiapkan tenaga perencana yang dapat mengembangkan dan menerapkan ilmu perencanaan wilayan dan kota dalam pembangunan wilayah dan kota, dengan mengikuti perkembangan teknologi, menerapkan prinsip-prinsip teknik perencanaan melalui pemikiran kritis dan analitis secara intelektual, sosial dan kultural.
Perencanaan Wilayah dan Kota
Perencanaan Wilayah dan Kota - Universitas Syiah Kuala yang alamatnya di , .
ini berdiri sejak 2015-09-15T00:00:00Z.
Akreditasi Perencanaan Wilayah dan Kota - Universitas Syiah Kuala
Perencanaan Wilayah dan Kota - Universitas Syiah Kuala terakreditasi grade Baik Sekali.
Profil Perencanaan Wilayah dan Kota - Universitas Syiah Kuala
Berikut adalah profil dari program studi Perencanaan Wilayah dan Kota - Universitas Syiah Kuala yang berlokasi di Kecamatan , .
| Universitas | Universitas Syiah Kuala |
|---|---|
| Kode Program Studi | 35201 |
| Akreditasi | Baik Sekali |
| Jenjang | S1 |
| Visi | Visi Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Unsyiah adalah terwujudnya Program Studi Perencanaan Wilayah dan KOta Unsyiah yang mandiri dan inovatif dalam pengembangan pendidikan dan penelitian bidang perencanaan wilayah dan kota, dalam upaya menghasilkan lulusan yang berkualitas, untuk mendukung pembangunan ditingkat regional dan nasional. |
| Misi | a. Menyelenggarakan Pendidikan berbasis penelitian yang tanggap terhadap permasalahan wilayah dan kota, di tingkat lokal, regional, hingga nasional; b. Menumbuhkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi di bidang perencanaan wilayah dan kota, berbasis wilayah pesisir dan mitigasi bencana; dan c. membangun kerjasama profesional di bidang kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dengan pemangku kepentingan dalam mengusahakan perencanaan pembangunan wilayah dan kota yang berkelanjutan. |
| Telepon | 0651 755222 |
| Fax | 0651 755222 |
| Provinsi | |
| Kota/Kabupaten | |
| Kecamatan | |
| Kelurahan | |
| Alaamt | Universitas Syiah Kuala Jln. Teuku Nyak Arief Darussalam, Banda Aceh, Aceh, 2 |
| Kodepos | |
| [email protected] | |
| Website | pwk.usnyiah.ac.id |
| Deskripsi | Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Syiah Kuala diselenggarakan berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No 20/KPT/I/2015 tanggal 15 September 2015. Program Studi ini resmi menerima mahasiswa baru mulai Tahun Akademik 2016/2017 dengan alokasi mahasiswa untuk penerimaan perdana ini sekitar 40 orang yang diterima melalui jalur SNMPTN, SBMPTN dan UMB tahun 2016. Program Studi ini diselenggarakan untuk mempersiapkan tenaga perencana yang dapat mengembangkan dan menerapkan ilmu perencanaan wilayan dan kota dalam pembangunan wilayah dan kota, dengan mengikuti perkembangan teknologi, menerapkan prinsip-prinsip teknik perencanaan melalui pemikiran kritis dan analitis secara intelektual, sosial dan kultural. |
Legalitas Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota
- SK Pendirian
- : 20/KPT/I/2015
- Tanggal SK Pendirian
- : 2015-09-15T00:00:00Z
Data Mahasiswa di Perencanaan Wilayah dan Kota - Universitas Syiah Kuala
Daftar jumlah mahasiswa di Perencanaan Wilayah dan Kota - Universitas Syiah Kuala.
| Semester | Jumlah Mahasiswa |
|---|---|
| 20232 | 260 |
| 20231 | 291 |
| 20222 | 255 |
| 20221 | 266 |
| 20212 | 247 |
| 20211 | 253 |
| 20202 | 217 |
| 20201 | 234 |
| 20192 | 170 |
| 20191 | 172 |
| 20182 | 112 |
| 20181 | 113 |
| 20172 | 74 |
| 20171 | 76 |
| 20162 | 32 |
| 20161 | 35 |
Perhatian: Kami tidak dapat menjamin dan tidak bertanggung jawab terhadap keakuratan dan keaktualan data yang ada pada halaman ini. Selalu kroscek kembali dengan pihak Perencanaan Wilayah dan Kota.
Leave a Reply